1
SEMINAR NASIONAL HARI BUMI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Posted by M Hafizul Furqan
on
00.32
in
seminar nasional hari bumi
A.
Bumi sebagai tempat tinggal manusia, telah banyak
mengalami kerusakan. Eksploitasi sumberdaya alam yang berlebihan untuk pembangunanan
menjadi penyebab menurunnya kualitas ruang. Manusia mempunyai peran strategis
untuk mencegah, mengantisipasi dan
menanggulangi kerusakan ruang, salah satunya adalah melalui pendidikan.
Pendidikan menjadi wahana strategis untuk mentransmisikan, mentransformasikan
dan mengembangkan pemahaman tentang potensi dan keterbatasan ruang untuk
dimanfaatkan. Pemahaman tentang ruang pun sangat diperlukan untuk beradaptasi
baik secara lokal, nasional maupun global, guna ketahanan hidup, menjalin
kerjasama, dan memanfaatkan peluang yang ada berdasarkan kompetensi atau
kecerdasan yang diperlukan sesuai kebutuhan ruang yang beragam. Pemilihan, pemanfaatan, dan pengelolaan ruang
secara bijaksana, sangat penting untuk mempertahankan eksistensi ruang dan
sekaligus kehidupan manusia itu sendiri. Semua itu menghasilkan kecerdasan ruang
(spatial smart)
Kecerdasan ruang perlu dikembangkan secara
konsisten, kontinu, dan terpadu di berbagai jenjang pendidikan, agar efek berkelanjutan
dapat dicapai. Ruang dalam berbagai jenjang pendidikan dan aplikasi kehidupan
manusia, sering dinamakan dengan wilayah, kawasan, region, daerah, lingkungan
dan sebagainya, namun semuanya merujuk pada bumi sebagai tempat tinggal
manusia, yang mana terdiri atas berbagai komponen yang saling keterkaitan
membentuk suatu sistem dinamis antara bumi dan manusia (earth and human system). Kerusakan satu komponen akan menyebabkan
rusaknya atau kurang berfungsinya komponen lain. Pemahaman bumi sebagai sebuah
sistem, sangat diperlukan, karena banyak kerusakan disebabkan kurangnyaa rasa kesadaran
dan kepedulian manusia. Kerusakan ruang menjadi salah
satu dari sepuluh ancaman yang secara resmi diperingatkan PBB pada tanggal 1
Mei 1998tentang High Level Threat Panel,
melalui
WRI (The World Resources Institute), UNEP
(United Nations Environment Programme), UNDP (United Nations Development Programme), dan Bank Dunia yang melaporkan
tentang pentingnya lingkungan dalam kaitannya dengan kesehatan manusia, dan dapat
memberikan efek yang lebih mengkhawatirkan yaitu bencana alam.
Peringatan
hari bumi adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran manusia akan pentingnya
menjaga ruang atau lingkungan hidup. Berbagai aktivitas dapat dilakukan
untuk meningkatkan kesadaran lingkungan agar bumi terjaga, tetap nyaman sebagai
tempat hunian manusia, seperti membentuk green
behaviour dari langkah yang sederhana membuang sampah pada tempatnya,
melakukan penghematan bahan bakar, air, menghindari pencemaran udara, membuat
biopori, dan sebagainya. Semua itu dapat diinternalisasikan, disosialisikan dan
diinstitusionalisasikan melalui sekolah berwawasan lingkungan (ecoschool). Penyelenggaraan seminar
dalam rangka hari bumi, menjadi salah satu rangkaian untuk menciptakan
kecerdasan ruang (literacy geography
spatial intelegency, spatial smart), guna mengingatkan dan memberikan
informasi tentang ruang dan mengembangkan kepedualian, sikap akan kesadaran
ruang/lingkungan. Adalah suatu kewajiban dan keharusan bagi manusia untuk bertanggungjawab
menjaga kelesatarian bumi, sebagai ruang hidup bagi mansuia dan makhluk
hiduplainnya secara selaras, seimbang dan menjaga keberagaman secara fungsional.
Pendidikan geografi merupakan ilmu yang mempelajari
bumi secara utuh antara earth system
dan human system, melalui pendekatan
spasial, lingkungan dan wilayah, berfungsi
mengembangkan kecerdasan ruang. Seorang yang memahami pola pikir
kegeografian akan melihat bumi secara integral dan terpadu sehingga mampu mencari,
membaca, menganalisis, menginterpretasi ruang dari berbagai sumber, untuk dapat
digunaan sebagai bekal adaptasi, memanfaatan dan mengelola ruang secara
bijaksana, menata, merencanakan dan mengembangan wilayah secara fungsional dan integratif.
Dengan meningkatkan kecerdasan keruangan diharapkan setiap individu memiliki kesadaran tentang bumi. Bumi perlu dijaga,
dikelola dan dimanfaatkan bukan hanya untuk sekarang tetapi anak dan cucu sebagai
generasi yang akana datang berhak untuk menikmatinya.
Berdasarkan permasalahan tersebut, kami selaku
civitas akdemik Magister Pendidikan Geografi Universitas Pendidikan Indonesia
bermaksud untuk mengadakan seminar nasional yang bertema “Peringatan Hari Bumi Sebagai Usaha Menigkatkan Kecerdasan Ruang”
